Harian Berita – Salah satu moment yang dinanti oleh banyak umat Muslim ketika puasa adalah saat berbuka puasa.
Setelah menanti selama berjam-jam untuk menahan lapar dan dahaga, akhirnya Anda diperbolehkan untuk menikmati segarnya minuman dan menikmati kembali makanan yang menggugah selera.
Lalu, apakah diperbolehkan makan dengan porsi banyak saat berbuka puasa?
Laporan medis mengatakan jika hal tersebut harus dihindari jika Anda tak ingin mengalami berbagai gangguan pencernaan.
Dilansir dari Healthline, berikut adalah panduan berbuka puasa menurut medis;
Di mulai dengan kudapan

Saat berbuka puasa, mulailah dengan mengambil makanan yang memiliki porsi kecil dan memiliki kandungan yang mudah diolah oleh saluran pencernaan.
Jangan langsung memasukkan makanan berat! Ini dikarenakan perut yang kosong selama berjam-jam tak siap untuk menerima dan mencerna semua makanan dengan maksimal.
Jika langsung makan makanan berat, Anda akan mengalami beberapa gangguan pencernaan seperti perut kembung akibat penumpukan gas.
Perlu diketahui jika penumpukan gas ini juga bisa terjadi saat Anda langsung mengambil sajian yang tinggi kadar gula, lemak dan juga serat.
Hindari berbuka puasa dengan makanan dan minuman yang susah dicerna seperti makanan tinggi karbohidrat dan lemak seperti sepotong cake, soda, juga kacang-kacangan.
Berikut ini adalah kudapan yang tepat untuk dipilih sebelum memakan makanan berat;
1. Smoothies

Smoothies adalah minuman yang rendah serat sehingga lebih mudah dicerna tubuh. Bukan hanya itu, smoothies juga kaya akan citarasa.
2. Buah kering

Kurma merupakan buah kering terbaik yang mengandung banyak nutrisi. Selain kurma, Anda juga bisa memilih kismis dan aprikot yang juga memiliki kandungan nutrisi setara dengan kurma.
3. Sup

Pilihlah sup yang mengandung protein dan karbohidrat yang mudah cerna oleh pencernaan seperti tofu dan pasta. Jangan memilih sup dengan krim kental atau sup yang penuh sayuran yang pasti memiliki kandungan serat yang tinggi.
4. Olahan fermentasi

Anda juga bisa memilih mengawali berbuka puasa dengan makanan atau minuman fermentasi yang aman seperti yogurt atau kefir.
5. Lemak

Alpukat dan telur rebus juga bisa dipilih sebagai kudapan yang sehat. Kedua bahan makanan ini mengandung lemak yang mudah dicerna oleh lambung dan usus.
Makan jangan terlalu kenyang

Jangan kalap ketika berbuka puasa! Kelebihan makan dapat menimbulkan banyak gangguan kesehatan.
Beri jeda sejenak setelah Anda menyantap kudapan, barulah Anda boleh menyantap main course yang terdiri dari olahan dari bahan-bahan alami, bukan makanan instan atau junk food.
Sebisa mungkin hindari junk food selama Anda berpuasa. Hal ini dikarenakan jenis sajian ini sulit diproses oleh saluran perncernaan.
Minum suplemen
Beberapa orang juga menambahkan suplemen dalam daftar menu buka puasa mereka. Suplement sendiri memiliki manfaat sebagai penambah energi dan menghindari tubuh kekurangan nutrisi.
Suplemen yang baik dikonsumsi saat buka puasa adalah gummy multivitamin atau vitamin dalam bentuk permen jelly.
Gummy multivitamin mudah dicerna tubuh karena memiliki kadar gula, protein dan lemak dengan kadar yang ringan atau rendah.
Atau Anda juga dapat mengonsumsi bubuk protein, yang mengandung kalori dan memancing respon insulin, memberitahu tubuh jika Anda tak lagi tengah puasa. Di saat berbuka, hindari mengonsumsi minyak ikan karena sulit dicerna tubuh.
